Riset Sebut Olahraga Teratur Turunkan Risiko Kanker
Riset Sebut Olahraga Teratur Turunkan Risiko Kanker
Baca juga info : info
kursus bahasa inggris
Peneliti Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha) Budiawan menegaskan olahraga teratur dapat menurunkan risiko penyakit cardiovasculer, kanker, dan diabetes.
Dosen yang menyandang gelar doktor dalam sidang
terbuka di kampus Universitas Udayana (Unud) Denpasar (2/7) itu
melakukan penelitian yang ditulis dalam disertasi berjudul 'Pemberian
Vitamin C 1.000 Mg Pada Atlet Yang Mengikuti Program Latihan Sirkuit
Dengan Rasio Interval 1:1 Menurunkan Malondialdehid Serta Meningkatkan
Volume Oksigen Maksimum'.
"Saya melakukan penelitian selama enam bulan di Surabaya, lalu saya melakukan program pelatihan intensif selama dua bulan di Laboratorium Achilles Sport Science Center Surabaya dan mengukur kadar MDA pada darah di Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga Surabaya," katanya di Singaraja, Buleleng, Rabu (4/7).
"Saya melakukan penelitian selama enam bulan di Surabaya, lalu saya melakukan program pelatihan intensif selama dua bulan di Laboratorium Achilles Sport Science Center Surabaya dan mengukur kadar MDA pada darah di Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga Surabaya," katanya di Singaraja, Buleleng, Rabu (4/7).
Baca juga info : kursus
bahasa inggris di al azhar pare
Dalam disertasinya, Budiawan menyatakan olahraga yang dilakukan secara teratur akan memberikan dampak posistif seperti menurunkan risiko penyebab terjadinya kematian yakni penyakit cardiovasculer, kanker dan diabetes. "Namun, secara paradoks, akan terjadi radikal bebas akibat kontraksi otot, sehingga latihan bisa menimbulkan stres oksidatif yang akan memberikan dampak dampak negatif akibat olahraga," kata dia.
Baca juga info : info
kursus bahasa inggris mudah
Oleh karena itu, dibutuhkan antioksidan untuk mencegah terjadinya stres oksidatif yang berperan penting munculnya berbagai penyakit. Pemberian suplementasi tablet besi yang dilakukan secara teratur dapat meningkatkan kadar hemoglobin darah.
"Sehingga pemberian nutrisi tambahan berupa suplementasi tablet besi itu dapat dijadikan program," katanya.

Comments
Post a Comment