Hati-Hati, Stres Picu Kerusakan Anggota Tubuh
Hati-Hati Stres Picu Kerusakan Anggota Tubuh
Saat seseorang merasa stres, maka menjadi pertanda bahwa tubuh masuk
ke mode darurat. Hal tersebut membuat seseorang harus waspada. Sebab,
tubuh akan bereaksi cepat, meningkatkan daya ingat, serta mudah
mengingat setiap aspek. Stres bisa memicu kerusakan anggota tubuh.
Pada saat seseorang merasa stres maka akan mengalami perubahan hormon.
Kondisi yang kompleks dipicu pelepasan hormon bernama corticotropin
releasing hormone (CRH) oleh bagian kecil otak bernama hipotalamus.
Kemudian proses tersebut menghasilkan peningkatan pernapasan, tekanan
darah, dan detak jantung.
Baca juga info : kursus
bahasa inggris di al azhar pare
Pada saat yang sama, organ hati memecah glikogen sebagai zat
penyimpanan energi tinggi, seperti sari pati pada tumbuhan. Saat
seseorang merasa stres menjadi ibarat sebuah mesin bertenaga. Saat stres
maka akan terbakar panas.
Namun bila terlalu lama
bisa menyebabkan kehabisan tenaga. Dalam jangka pendek, stres bisa
menyebabkan perubahan fisiologis, mulai dari kehilangan nafsu makan
hingga kerusakan tubuh. Stres yang kronis bahkan bisa menyebabkan sistem
kekebalan tubuh yang tertekan, diabetes, serangan jantung, stroke, dan
lainnya.
Baca
juga info : daftar kursus kampung inggris pare
Hal sederhana yang bisa dilakukan untuk
melepas stres, yakni bernapas perlahan. Pernapasan yang baik dengan
teknik meditasi tradisional akan membantu hilangkan stres. Melepas stres
dengan pernapasan menjadi penelitian dari para ilmuwan Howard Hughes
Medical Institute Standfors University.
Para
peneliti menemukan, perubahan pernapasan bisa memengaruhi tingkat stres.
Penanggulangan stres juga bisa dilakukan dengan mengetahui hal-hal yang
bisa memicu stres itu sendiri. Pengelolaan stres dapat dilakukan dengan
pernapasan, dan istirahat yang cukup.

Comments
Post a Comment