Festival Babukung Keempat Digelar Juli 2018
Festival Babukung Keempat Digelar Juli 2018
Baca juga info : kursus bahasa
inggris
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamandau, Kalimantan Tengah (Kalteng)
mengadakan Festival Babukung 2018: Traditional Mask Festival 2018 dengan
tema 'Unity in Diversity' di Stadion Hinang Goolla, Nanga Bulik, ibu
kota Kabupaten Lamandau pada 17-19 Juli mendatang.
Kepala
Dinas (Kadis) Pariwisata Lamandau, Frans Evendi mengatakan, pihaknya
menjadikan Jakarta sebagai lokasi peluncuran Festival Babukung 2018
untuk mempromosikan sekaligus menyosialisasikan acara itu dengan
menggelar pertunjukan di Gedung Kesenian Jakarta (GKJ), Jakarta Pusat,
Ahad (1/7).
"Festival Babukung ini merupakan kearifan budaya lokal yang dimiliki
budaya Dayak Tomun. Ini sudah dilaksanakan empat kali. Kami sengaja
melaksanakan ini sebagai bentuk promosi, termasuk melalui launching festival pada sore hari ini," kata Frans di Jakarta.
Baca juga info : kursus
bahasa inggris di al azhar pare
Menurut
Frans, Festival Babukung atau topeng ini sepengetahuannya hanya
dilaksanakan di dua negara, yaitu Indonesia dan Afrika Selatan. Dia
menjelaskan, Babukung sebenarnya bentuk tarian menggunakan topeng, yang
mana dilakukan kalau ada kerabat yang meninggal dunia. Para penari
selain dari keluarga yang meninggal, juga datang dari kerabat desa
tetangga.
"Para penari datang juga membawa barang
bawaan untuk bantuan kepada keluarga berduka. Mereka datang menari
malam, bantuan untuk meringankan beban ekonomi keluarga yang
ditinggalkan. Ini menjaga ikatan kekeluargaan, terkandung nilai
kegotong-royongan," ujar Frans.
Baca
juga info : daftar kursus kampung inggris pare
Tanpa menyebut
angka, Frans mengatakan, Lamandau menjadi daerah ketiga di Kalteng yang
mendapat kunjungan wisatawan mancanegara terbanyak. Dengan diadakannya
Festival Babukung 2018, ia berharap, semakin banyak wisman yang
berkunjung ke Lamandau sekaligus menikmati wisata alam.
"Festival
ini tercatat rekor Muri dengan 1.000 penari, harapan kami festival ini
dapat memutar roda ekonomi di masyaraiat, mereka mendapatkan pendapatan
dari perputaran uang," kata Frans.
Kadis Kebudayaan
dan Pariwisata Kalteng Guntur Talajan mengatakan, Pemprov Kalteng sangat
mendukung pembangunan kebudayaan dan pariwisata untuk menunjang
pendapatan asli daerah (PAD). Guntur berharap, penyelenggaraan festival
topeng di Lamandau bisa sukses menarik kunjungan wisman maupun lokal
sehingga menggerakkan perekonomian masyarakat.

Comments
Post a Comment