Klinik Pasien Kecanduan Game Dibuka di London

Klinik Pasien Kecanduan Game Dibuka di London

Baca juga info : kursus bahasa inggris


Sebuah rumah sakit di London membuka klinik yang dikhususkan bagi pasien dengan kecanduan bermain game. Klinik tersebut merupakan klinik khusus kecanduan game pertama yang didirikan dengan dana National Health Service (NHS), layanan kesehatan di Inggris.

The Guardian melaporkan operasional klinik akan dimulai dalam beberapa pekan ke depan. Psikiater sekaligus pendiri klinik, Henrietta Bowden-Jones menjelaskan pihaknya akan memberikan perawatan, riset, serta nasihat kepada keluarga dan orang-orang yang membutuhkan.

Baca juga info : info biaya kursus bahasa inggris      
                 

"Gaming disorder atau kecanduan game sudah saatnya mendapat perhatian lebih. Keadaan dan kerugian yang ditimbulkan bisa berdampak ekstrem dan saya merasa ada kewajiban moral yang harus ditunaikan atas nama NHS. Perawatan akan didasarkan pada bukti-bukti serta kebutuhan kepada orang-orang muda dan keluarga," ujarnya kepada The Guardian.
Henrietta mengungkapkan ia tak ingin menyaksikan fenomena kecanduan game semakin mewabah. Akan tetapi bagi mereka yang ingin berjuang melepaskan diri dari kecanduan, maka klinik yang diinisiasinya akan membantu memperbaiki hidup para pasien.

Di sisi lain, juru bicara untuk The Central and North West London NHS Foundation Trust menolak mengonfirmasi berapa banyak orang yang sudah mendaftar untuk mendapat terapi kecanduan game. Untuk diketahui, klinik ini berdiri tak lama setelah WHO mengklasifikasikan kecanduan game sebagai salah satu gangguan kesehatan mental.

 

Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan Anung Sugihantono mengatakan seseorang yang lebih memprioritaskan bermain game daripada melakukan kegiatan positif lain dikatakan mengalami gangguan perilaku. "Itu sebagai behavioral disorder, saya tidak mengatakan mental disorder, saya lebih mengatakan behavioral disorder. Itu saya setuju," kata Anung dalam keterangan pers Kementerian Kesehatan yang dikutip di Jakarta, Sabtu (23/6).



Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) resmi menetapkan kecanduan game disorder ke dalam versi terbaru International Statistical Classification of Diseases (ICD) sebagai penyakit gangguan mental untuk pertama kalinya. ICD merupakan daftar klasifikasi medis yang dikeluarkan WHO berisi daftar penyakit berikut gejala, tanda, dan penyebabnya. ICD menjadi standar internasional untuk pelaporan penyakit dan kondisi kesehatan dan digunakan seluruh praktisi kesehatan di dunia.

Dalam versi terbaru ICD-11, WHO menyebut kecanduan game merupakan gangguan yang disebabkan kebiasaan atau kecanduan. WHO mendefinisikan kecanduan game sebagai pola perilaku bermain, baik permainan daring maupun luring juga game digital atau video game dengan beberapa tanda.



Orang disebut sudah kecanduan game apabila tidak dapat mengendalikan keinginan bermain game, lebih memprioritaskan bermain game dibandingkan minat terhadap kegiatan atau aktivitas lainnya, terus bermain game meski ada konsekuensi negatif yang jelas terlihat.

WHO juga menyebutkan seseorang telah kecanduan game bila pola perilaku tersebut sangat kuat dan berdampak baik terhadap pribadi, keluarga, sosial, pendidikan, pekerjaan, maupun area penting lainnya, dan terlihat jelas selama setidaknya 12 bulan. Dengan dimasukkannya kecanduan game ke dalam ICD-11 akan meningkatkan perhatian profesional kesehatan terhadap risiko gangguan kesehatan atas pola perilaku tersebut, sehingga perlu pengembangan tindakan pencegahan dan pengobatan yang relevan.

Baca juga info : Info kampung inggris pare       
 

Comments

Popular posts from this blog

Hati-Hati, Stres Picu Kerusakan Anggota Tubuh

17 Remaja Indonesia Ikuti Program LIYCE

Bermain Piano Ternyata Mampu Tingkatkan Kemampuan Berbahasa